Tampilkan postingan dengan label Formula 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Formula 1. Tampilkan semua postingan

29 Oktober 2008

Ferrari Ancam Tinggalkan F1


Ferrari ancam keluar dari kejuaraan dunia Formula One (F1). Sama seperti Toyota, Tim Kuda Jingkrak tidak setuju dengan rencana FIA menerapkan standarisasi mesin.

Ferrari mengungkapkan, mereka ingin me-review kembali partisipasi mereka pada kejuaraan dunia F1 apabila rencana FIA memperkenalkan standarisasi mesin pada 2010 mulai diratifikasi.

"Dewan pengurus Ferrari, mengkonfirmasikan dukungan penuh bagi substansi pengurangan dan hal-hal yang perlu dilakukan guna memangkas biaya, dimulai dari mesin," isi pernyataan Ferrari dilansir Sky Sports, Selasa (28/10/2008).

"Meski demikian, Ferrari sangat keberatan dengan proyek pemakaian mesin standar," demikian lanjutan rilisan Ferrari.

Pro dan kontra merebak di kalangan peserta Formula One belakangan ini, terkait keinginan Federasi Internasional Automobil (FIA) membuka tender bagi pihak ketiga untuk "memasok mesin dan sistem transmisi baru" mulai 2010, 2011 dan 2012.

Schumacher: Kimi Butuh Pertolongan


Tampil kurang maksimal di GP Formula One (F1) 2008, membuat banyak pihak beranggapan Kimi Raikkonen terbelit masalah. Legenda hidup F1 Michael Schumacher pun beranggapan sama.

Dari sisi pandangnya, Schumacher menilai kalau masalah Kimi selama ini menyangkut hal teknis. Hal itu disimpulkan juara F1 tujuh kali itu dari penampilan Kimi yang naik turun sepanjang musim ini.

Sebagai sesama awak Ferrari, Schumi pun ikut mengajukan diri untuk membantu memberikan solusi.

"Saya terpanggil untuk membantunya. Ia tampil tidak konsisten, pada saat kami mengembangkan performa mobilnya Kimi justru terpuruk. Dan saat kami mengembalikan ke performa awal ia malah tampil memukau, itu adalah hal yang aneh," ungkap kakak kandung Ralf Schumacher itu seperti dilansir BBC, Selasa (27/10/2008).

Schumi mengakui kalau hubungannya dengan Kimi memang tidak sehangat antara dirinya dengan Felipe Massa. Meski demikian legenda Ferrari ini tetap menyebut The Ice Man dengan tangan terbuka kapan saja ia membutuhkan bantuan.

"Ia adalah pembalap yang selalu fokus, namun kadang itu tidak banyak membantu. Tapi apabila ia membutuhkan pertolongan, kami semua akan membantunya," tuturnya kembali.

Kemenangan Bersihkan Nama McLaren


Musim lalu nama McLaren di Formula One (F1) sempat tercoreng akibat kasus pencurian data Ferrari. Tim Principal The Silver Arrows Ron Dennis mengatakan hanya kemenangan yang bisa membersihkan nama mereka.

Kasus ini pun berujung dengan pemecatan yang dilakukan terhadap Ketua Juru Mesin Tim Kuda Jingkrak Nigel Stepney. Bukan hanya itu, McLaren juga mendapatkan imbas pencopotan poin konstruktor dan terkena denda cukup besar.

Dennis ingin membungkam media yang meremehkan kemampuan McLaren. Itu dengan cara membawa pembalapnya Lewis Hamilton menjadi juara termuda F1, saat melakukan balapan terakhir di GP Brasil mendatang.

"Saya cukup terkejut dengan pemberitaan beberapa media yang mengatakan: 'Mari kita lihat McLaren melakukan kesalahan yang sama seperti tahun lalu'," kata Dennis kepada The Daily Mail, Rabu (29/10/2008).

"Semua media membuang kami seperti sampah. Mereka seperti begitu yakin kalau kami akan melakukan kesalahan yang sama pada tahun ini," lanjutnya.

"Saya tahun ini belum selesai. Namun percayalah kepada saya, kemenangan akan membuat nama McLaren menjadi bersih," tandas pria yang sempat dikabarkan akan berhenti dari McLaren itu.

23 Oktober 2008

Cuma di Donington Park

Donington Park akan menjadi tempat eksklusif penyelenggaraan Kejuaraan Dunia sepeda motor di Inggris tahun depan. MotoGP dan Superbike edisi Inggris cuma digelar di Sirkuit Donington.

Konfirmasi Donington sebagai satu-satunya tempat penyelenggaraan even sepeda motor internasional, dirilis This Is Nottingham, Kamis (23/10/2008).

Putaran kesembilan Kejuaraan Dunia Superbike akan diselenggarakan 26-28 Juni. Pada sesi ini, rider tuan rumah Shane Byrne yang pernah menjadi juara British Superbike Champion akan turun mengendarai Sterigalda Ducati.

Sebulan kemudian, 24-26 Juli, giliran rombongan sirkus elit MotoGP yang menyambangi Donington.

Pecinta balap Inggris bisa bernafas lega. Sebab, mereka masih bisa menyaksikan juara dunia Valentino Rossi_yang memandang ajang MotoGP Inggris sebagai rumah keduanya, bertarung ketat mempertaruhkan gelar juaranya melawan rider Ducati Casey Stoner dan Nicky Hayden.

Ferrari Puas Kinerja Kimi-Massa

Ferrari memastikan tidak akan mengubah susunan pembalap pada musim depan. Presiden tim Kuda Jingkrak Luca di Montezemolo cukup puas dengan kinerja Kimi Raikkonen dan Felipe Massa.

Pernyataan ini sekaligus menjawab posisi Kimi pada musim depan. Pembalap asal Finlandia itu terancam oleh Fernando Alonso yang dikabarkan bakal hengkang ke Ferrari dari Renault.

Di Montezemolo pantas puas dengan penampilan Kimi dan Massa. Sejak tahun lalu, kedua pembalap itu menampilkan kerja sama yang sangat luar biasa. Kimi dan Massa saling membantu satu sama lain.

"Ini adalah tipe pembalap yang kami impikan empat tahun lalu. Kini kami sangat bahagia," ujarnya saat pertemuan FIA dan FOTA di Swiss seperti dilansir La Gazzetta dello Sport, Rabu (23/10/2008).

"Kami sedang berusaha meraih gelar juara, dengan pembalap yang berbeda dari tahun lalu dan kedua pembalap membawa pabrikan kami meraih gelar juara konstruktor," lanjut� pria asal Italia itu.

"Ketika Raikkonen mengalami masa sulit di musim keduanya bersama kami, Massa menampilkan musim yang luar biasa," tutupnya.

18 Oktober 2008

Kualifikasi GP Cina, Ungguli Duo Ferrari, Hamilton Pole

Lewis Hamilton kembali menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi GP Cina, mengulang prestasinya musim lalu. Kimi Raikkonen dan Felipe Massa berada tepat di belakangnya.

Lewis mencatatkan waktu satu menit 36,303 detik, lebih cepat 0,342 detik dari catatan waktu Kimi, yang melewati garis akhir terlebih dahulu, Sabtu (18/10/2008).

Massa yang memiliki peluang untuk mengungguli Lewis juga gagal mencatat waktu terbaik dan harus puas memulai balapan dari posisi ketiga. Fernando Alonso akan menemaninya dari baris kedua, posisi start keempat disusul Heikki Kovalainen di posisi kelima.

Adapun Mark Webber akan memulai balapan dari posisi start keenam, namun akan kehilangan tempatnya karena penalti pasal penggantian mesin mobilnya. Tempatnya akan diisi oleh Nick Heidfeld. Webber sendiri akan memulai balapan dari posisi 16.

Hasil Kualifikasi GP Cina
1. Lewis Hamilton Britain McLaren-Mercedes 01:36.303
2. Kimi Raikkonen Finland Ferrari-Ferrari 01:36.645
3. Felipe Massa Brazil Ferrari-Ferrari 01:36.889
4. Fernando Alonso Spain Renault-Renault 01:36.927
5. Heikki Kovalainen Finland McLaren-Mercedes 01:36.930
6. Mark Webber Australia Red Bull-Renault 01:37.083
7. Nick Heidfeld Germany BMW Sauber 01:37.201
8. Sebastian Vettel Germany Toro Rosso-Ferrari 01:37.685
9. Jarno Trulli Italy Toyota-Toyota 01:37.934
10. Sebastien Bourdais France Toro Rosso-Ferrari 01:38.885
11. Nelson Piquet Jr Brazil Renault-Renault 01:35.722
12. Robert Kubica Poland BMW Sauber 01:35.814
13. Timo Glock Germany Toyota-Toyota 01:35.937
14. Rubens Barrichello Brazil Honda-Honda 01:36.079
15. Nico Rosberg Germany Williams-Toyota 01:36.210
16. David Coulthard Britain Red Bull-Renault 01:36.731
17. Kazuki Nakajima Japan Williams-Toyota 01:36.863
18. Jenson Button Britain Honda-Honda 01:37.053
19. Adrian Sutil Germany Force India-Ferrari 01:37.730
20. Giancarlo Fisichella Italy Force India-Ferrari 01:37.739
(ds)

16 Juli 2008

Fernando Alonso Kandidat Red Bull?

David Coulthard akan pensiun dari balapan F1 di akhir musim ini. Tentang siapa yang layak menggantikannya di Red Bull nanti, nama Fernando Alonso pun yang pertama keluar dari mulut runner-up kejuaraan dunia F1 tahun 2001 itu.

Musim 2008 akan menjadi yang terakhir buat DC berlaga di arena "jet darat" sebagai pembalap. Ini sekaligus mengakhiri karirnya di dunia F1 yang sudah memanjang sampai tahun 1994 tersebut.

Keputusan mundur sepertinya adalah langkah tepat buat pembalap yang menjulang bersama McLaren Mercedes (1996-2004) itu. Sudah empat musim ke belakang dia gagal menempati posisi membanggakan.

Pada masa keemasannya, DC mampu duduk di posisi tiga klasemen akhir (1995, 1997, 1998, 2000) bahkan jadi runner-up tahun 2001. Musim ini prestasi terbaiknya barulah finis di urutan ketiga pada GP Kanada.

Melihat fakta tersebut, tak keliru kalau pria Inggris kelahiran 37 tahun silam itu merasa kalau kiprahnya di F1 sudah cukup sampai musim ini saja. Buat Red Bull, mereka jelas harus segera ancang-ancang mencari calon pengganti DC.

"Saya sudah ditanya beberapa kali tentang siapa yang kira-kira harus mengisi posisi saya tahun depan. Itu adalah keputusan manajemen Red Bull, tapi jawaban logis adalah itu harus diserahkan kepada pembalap tercepat dengan rekam jejak meyakinkan, tapi juga memiliki ketersediaan," tulis DC dalam kolomnya untuk ITV yang dilansir Autosport.

"Itu bisa saja Fernando Alonso, misalnya, jika tim bisa mendapatkannya. Itu akan sangat logis karena reputasinya sebagai juara dunia dua kali," lanjut DC.

Untuk memboyong Alonso ke Red Bull tentu tak bakal mudah karena daya pikat tim tersebut bisa jadi tak cukup besar buat sang pembalap Renault. Tapi, DC menyodorkan alternatif pilihan.

"Jika kita berasumsi dia tidak bisa, maka sangat masuk akal untuk memboyong Sebastian Vettel, yang juga berada dalam keluarga Red Bull, dan sedang tampil bagus untuk Toro Rosso dan ingin maju ke tim yang lebih besar. Saya yakin dia akan tampil bagus buat tim kami," tandas DC. www.maniakbalap.com

Fisichella Belum Mau Gantung Helm

Meski terhitung veteran, Giancarlo Fisichella tak hendak menyerah. Dia belum punya rencana untuk gantung helm.

Pembalap asal Roma, Italia, itu menjadi satu di antara sedikit pembalap berpengalaman yang tersisa di lintasan Formula 1. Dia salah satu dari sedikit pembalap aktif yang sudah berlomba di 200 balapan.

Pembalap veteran lainnya, akhir musim ini, kemungkinan akan berguguran. David Coulthard, misalnya, bakal mundur seusai musim balapan 2008 ini. Sementara mantan pembalap Ferrari asal Brasil, Rubens Barrichello masih harus berjuang memperbaharui kontraknya.

Saat menjalani tes di Sirkuit Hockenheim, Jerman, pekan lalu, Fisichella yang kini berusia 35 tahun, tak menunjukkan tanda-tanda bakal mundur. Dia akan terus menjalani masa kontraknya dua tahun bersama tim Force India yang dimulai pada 2008 ini.

"Tidak! Saya menikmati dan mencintai olahraga ini," ujar Fisichella yang musim lalu membela Renault, saat ditanya apakah dia akan mundur akhir musim ini.

Dia bahkan menegaskan, musim depan akan tetap membalap untuk Force India. "Tahun depan, saya masih akan di sini. Setelah itu, baru saya berpikir tentang masa depan saya, apakah dengan tim ini atau yang lain," katanya pula. maniakbalap

25 Mei 2008

GP F-1 MONACO ; Felipe Massa Start Terdepan

MONTE CARLO (KR) - Pembalap Brasil, Felipe Massa, akan melakukan start terdepan dalam GP F-1 Monaco, di sirkuit jalan raya Monte Carlo, Minggu (25/5) malam ini. Dalam kualifikasi kemarin, pembalap Ferrari itu mencatat waktu tercepat 1:15.787 detik. Ia berada di depan rekan satu timnya, Kimi Raikkonen yang mencatat waktu 1:15.815 detik.

Sedang pembalap andalan McLaren, Lewis Hamilton, akan start pada posisi ke-3. Dengan posisi start tersebut, Ferrari, kemungkinan besar akan menguasai GP Monaco. Hanya saja kondisi cuaca yang diprediksi bakal terjadi hujan, akan membuat para pembalap harus berhati-hati dalam menggeber jet darat mereka. Terlebih kondisi lintasan sangat sempit, tentu akan menyulitkan para pembalap untuk memacu mobilnya.

"Kami telah melakukan yang terbaik dan kami kaget melihat penampilan tim Ferrari," kata pembalap Inggris, Lewis Hamilton, seperti dikutip Antara. "Tapi saya cukup gembira dengan perjalanan yang telah kami lalui. Tidak ada masalah dengan lintasan dan saya puas dengan strategi yang kami pilih," tambahnya.

Berikut 6 pembalap tercepat di babak kualifikasi GP Monaco: 1 Felipe Massa (Brasil/Ferrari) 2 Kimi Raikkonen (Finlandia/Ferrari), 3 Lewis Hamilton (Inggris/McLaren), 4 Heikki Kovalainen (Finlandia/McLaren), 5 Robert Kubica (Polondia/BMW), 6 Nico Rosberg (Jerman/ Williams).

kr.co.id

Alonso Cuek Tanggapi Peluang McLaren

MONACO - Pembalap Renault Fernando Alonso rupanya telah melupakan tim terdahulunya, McLaren Mercedes. Yang terptingnya baginya saat ini adalah fokus bersama kubu Flavio Briatore.

Alonso akan kembali turun bersama Renault di GP Monaco, Minggu (2/5/2008). Tapi, melihat performa mesin timnya dia pesimis bisa mencetak hattrick, usai menguasai podium bersama Renault pada 2006 dan musim lalu.

"Saya tidak tahu dan tidak peduli apakah Lewis Hamilton akan menang di GP Monaco. Terlalu banyak yang saya pikirkan daripada memikirkan performa McLaren," ketus Alonso, seperti dilansir Sporting Life, Sabtu (24/5/2008).

"Yang saya tahu adalah kemampuan Renault di bawah performa McLaren. Kami tidak begtu optimis," jelasnya.

Salah satu kekhkawatiran tersbesar para pembalap di Monaco adalah turunnya hujan. Menurut Alonso akan ada banyak pembalap yang gagal mencapai finis. Itu didukung dengan pelarangan menggunakan traction controll.

"Tanpa traction controll banyak banyak perbedaan besar yang akan terjadi pada hasil yang akan dicapai para pembalap. Itu akan bertambah buruk jika hujan turun. Saya tidak tahu berapa mobil yang akan finis," keluh Alonso.

"Ketika hujan jika Anda mampu mempertahankan posisi Anda di lintasan sirkuit itu bagus. Masalahnya tidak banyak yang akan finis," tutupnya.

okezone.com

Ecclestone Pindahkan GP Prancis ke Disneyland

PARIS - Bos Formula One (F1) Bernie Ecclestone tengah mencari lokasi baru untuk ajang GP Prancis. Ada rencana untuk memindahkan 20 mobil F1 untuk mengadu kecepatan ke Disneyland, Paris.

Pencarian lokasi baru untuk GP Prancis yang dilakukan oleh Ecclestone, berkaitan dengan masa pakai sirkuit Magny-Cours yang bakal berakhir tahun ini. Prancis harus segera menemukan lokasi pengganti, jika tidak ingin kehilangan kesempatan menjadi tuan rumah di tahun 2009 mendatang.

Menurut surat kabar Le Figaro, Perdana Menteri Prancis Francois Fillon, sudah menjanjikan kemungkinan satu lokasi di Paris untuk Ecclestone. Namun, investasi belum dapat dilakukan, mengingat Paris masih harus mencari dana segar sebesar USD 31 juta. Jika investasi terpenuhi, maka Disneyland Paris kemungkinan besar bakal dipakai sebagai tempat GP Prancis berikutnya. �

Sementara di luar Eropa, peluang India menggelar GP F1 tahun 2010 nanti semakin mendekati kenyataan, dengan kota New Delhi sebagai situs andalan.

"Orang-orang yang memiliki hak telah mendapatkan calon lahannya. Jelas mereka memiliki dana untuk membayar Bernie Ecclestone, dan mereka telah mengantongi izinnya," beber bos besar tim F1 Force India, Dr. Vijay Mallya.

"Kini mereka tengah membangun lintasannya bersama Herman Tilke (arsitek spesialis sirkuit F1-red). Kami tak sabar menanti 2010," lanjut Mallya yang dikutip Crash, Sabtu (24/5/2008).


okezone.com

Sirkuit Silvestone Belum Tamat

NORTHAMPTON - Sirkuit Silverstone masih memiliki kesempatan menggelar kejuaraan dunia Formula One (F1). Proses negosiasi perpanjangan kontrak antara Bernie Ecclestone dan pengurus Silverstone kini masih berlangsung.

Sebelumnya, bos F1 Bernie Ecclestone menyatakan bahwa negosiasi antara dirinya dengan British Grand Prix (BGP) yang membawahi Sirkuit Silverstone sudah final. Kedua belah pihak menurut Ecclestone, tak kunjung menemukan kata sepakat mengenai nilai kontrak yang diinginkan Ecclestone.

Selain membahas nilai kontrak yang berkisar antara USD 22 juta, ada juga tarik menarik perihal biaya pembangunan pit baru dan kompleks paddock, yang menurut Ecclestone tidak disanggupi BGP. Namun, pernyataan Bernie itu dibantah Direktur Pengembangan Silverstone, Spencer Canning.

"Kami masih melangsungkan diskusi dengan Formula One Management (FOM). Tidak ada perwakilan FOM yang memberitahukan informasi apapun selain bahwa kami masih terlibat dalam diskusi yang tengah berjalan, dan mereka menyukai proposal yang kami tawarkan untuk pit baru dan kompleks paddock," ujar Canning.

"Kami tetap mendukung terlaksananya Grand Prix Inggris di sirkuit Silverstone 2010 mendatang. Fokus kami sekarang tengah kami curahkan kesana," tambahnya seperti dilansir Northampton Chronicle.

Canning menambahkan, bahwa mereka telah bersedia mengeluarkan USD 70 juta untuk pembangunan pit dan paddock baru yang diminta Ecclestone. Bila lancar maka bulan Oktober pembangunan sudah mulai bisa dilakukan.

"Jika semua berjalan lancar, kami dapat memulai pembangunan lintasan bulan Oktober tahun ini. Jika kami memulai Oktober, maka proyek ini seharusnya sudah selesai di awal musim semi 2010," jelasnya.


okezone.com

Perjuangan Nicky Hayden

LE MANS - Juara dunia MotoGP 2006 Nicky Hayden, masih berjuang mengembalikan performa. Hayden terlihat belum padu dengan tunggangan barunya.

Setelah menjuarai MotoGP tahun 2006, penampilan Hayden langsung melorot drastis. Tahun lalu, pembalap asal Amerika Serikat ini menyelesaikan kejuaraan di posisi kedelapan, hanya mengoleksi tiga podium tanpa satupun gelar juara Grand Prix.

Musim ini performa Hayden belum beranjak dari keterpurukan. Setelah menjalani lima gelaran MotoGP 2008, andalan Repsol Honda tersebut masih tertahan di posisi ketujuh, tertinggal 57 angka dari rekan satu timnya, Dani Pedrosa.

Kendala Hayden ternyata terletak pada kemampuan memadukan gaya balapnya dengan dengan Honda RC211V. Hal tersebut diakui sendiri oleh pembalap berusia 26 tahun tersebut.

"Tidak ada alasan, problemnya ada pada saya yang belum bisa beradaptasi gaya balap saya dengan motor 800cc. Saya tidak puas, ini periode sulit buat saya," ujar pembalap asal Amerika Serikat di autosport, Jumat (23/5/2008).

"Honda ini tidak memiliki cukup tenaga untuk gaya membalap saya. Saya berangkat dari trek tanah, saya harus menggelincirkan motor dengan menarik gas. Untuk melakukan itu dibutuhkan tenaga kuda serta akselerasi yang kuat," sambung Hayden.

"Saya butuh mesin dengan tenaga kuat dan katup udara baru. Namun saya setuju dengan para insinyur HRC, mereka bilang kami harus menanti lebih lama. Kami di tim pabrikan akan memakai motor baru hanya bila benar-benar teruji," tutupnya.


okezone.com

Free Practice III GP Monaco, Hujan, Duo McLaren Berkuasa

Monte Carlo - Tim McLaren Mercedes menguasai free practice III GP Monaco. Kali ini bukan Lewis Hamilton yang tercepat seperti di free practice II, tapi Heikki Kovalainen jadi yang terbaik.

Free practice yang digelar di sirkuit jalan raya Monte Carlo, Sabtu (24/5/2008), ini sedari awal dinyatakan berlangsung di bawah kondisi basah meski hujan belum turun. Awan gelap terlihat menggulung di langit kota eksotis tersebut.

Baru 21 menit latihan bebas berjalan, hujan akhirnya turun membasahi lintasan. Kovalainen beruntung, karena ia sudah menorehkan catatan tercepat 1 menit 16,567 detik sebelum hujan turun.

Dalam kondisi trek yang basah, Kovalainen mengalami nasib sial. Mobil pembalap kedua McLaren itu sempat menghantam pagar pembatas di sekitar kawasan swimming pool. Akibatnya, latihan dihentikan untuk memberi kesempatan steward membersihkan aspal dari pecahan mobil Kovalainen.

Menyusul di belakang Kovalainen adalah Hamilton. Pembalap Inggris itu mencatat waktu tercepat 1 menit 17,084 detik alias sekitar 0,517 detik lebih lambat ketimbang Kovalainen.

Kimi Raikkonen yang berkuasa di free practice I membuntuti dua McLaren dengan menempatkan diri sebagai yang tercepat ketiga. Pembalap utama Ferrari itu menggoreskan 1 menit 17,177 detik sebagai waktu tercepatnya.

Di 20 menit terakhir latihan, hujan reda dan trek perlahan mengering. Namun tak ada perbaikan waktu yang berhasil ditorehkan karena semua mobil melaju sekitar 15 detik lebih lambat daripada saat lintasan masih kering.

Hasil Free Practice III GP Monaco:
1 Heikki Kovalainen McLaren 1:16,567
2 Lewis Hamilton McLaren +0,517
3 Kimi Raikkonen Ferrari+0,610
4 Nico Rosberg Williams +0,936
5 Robert Kubica BMW +1,120
6 Felipe Massa Ferrari +1,124
7 Mark Webber Red Bull +1,289
8 Adrian Sutil Force India +1,316
9 Kazuki Nakajima Williams +1,580
10 Jenson Button Honda +1,658
11 Sebastien Bourdais Toro Rosso +1,800
12 Timo Glock Toyota +1,857
13 Rubens Barrichello Honda +1,888
14 Nelsinho Piquet Jr Renault +2,048
15 Sebastien Vettel Toro Rosso +2,084
16 Fernando Alonso Renault +2,228
17 Jarno Trulli Toyota +2,291
18 Nick Heidfeld BMW +2,457
19 Giancarlo Fisichella Force India +2,564
20 David Coulthard Red Bull +3,638

detik.com

Jelang GP Monaco, Hujan Tak Buat Hamilton Khawatir

Monte Carlo - Banyak pihak yang mengkhawatirkan kecelakaan akan banyak terjadi di GP Monaco akhir pekan ini. Tapi Lewis Hamilton sama sekali tak khawatir, bahkan jika hujan turun.

Hujan yang 90% berpeluang turun di Monte Carlo memang menambah kekhawatiran jelang digelarnya GP Monaco. Kondisi trek yang basah jelas memperbesar kemungkinan terjadinya banyak kecelakaan mengingat karakter sirkuit yang sempit dan tiadanya kontrol traksi.

Kondisi tersebut jelas membahayakan pembalap, namun Hamilton justru punya pendapat yang agak berbeda. Trek basah, lintasan sempit dan tanpa kontrol traksi justru menjamin balapan makin seru.

"Saya pikir jika hujan turun maka balapan akan sangat menyulitkan terutama tanpa traction control, juga alat bantu yang musim lalu mengurangi ban belakang kami terkunci, tapi ini adalah bagian dari permainan," ungkap Hamilton di Autosport.

McLaren disebut-sebut dalam posisi diunggulkan di seri keenam ini mengingat Ferrari tak pernah di sirkuit tersebut menang sejak 2001. Sementara dalam kurun yang sama Silver Arrows malah sudah menang tiga kali, termasuk tahun lalu dengan menempatkan Fernando Alonso di podium teratas.

"Dalam beberapa tahun terakhir kami telah menjalani balapan basah di sini dan Monaco memiliki trek terbaik - baik dalam kondisi basah atau kering. Yang jelas itu akan lebih berbahaya jika basah, tapi itulah yang menarik menurut saya," lanjut pemuda Inggris itu.

Dengan keyakinan seperti itu Monaco bisa jadi peluang besar buat Hamilton untuk kembali ke persaingan juara dunia yang selama empat seri terakhir sedikit terpinggirkan. Musim ini Hamilton baru sekali menang pada seri pembuka di Austria.

"Selalu menegangkan membalap dalam kondisi basah dan menyulitkan, itulah yang membuat saya menikmatinya karena Anda bisa membuat perbedaan dengan gaya menyetir. Tapi itu juga akan cukup gila jika basah, dan saya belum pernah menjalani balapan basah tanpa kontrol traksi. Saya yakin kami akan terbiasa dengan hal itu, kami sangat bagus," pungkas penghuni posisi tiga klasemen itu.

detik.com

Jelang GP Monaco, Target Rosberg Kalahkan BMW

Monte Carlo - Nico Rosberg lebih optimistis menghadapi balapan di GP Monaco. Pembalap Williams ini yakin bisa mengalahkan BMW Sauber menyusul hasil yang bagus saat sesi latihan.

Rosberg menyelesaikan sesi latihan Kamis (22/5/2008) kemarin di posisi kedua. Ia hanya kalah dari pembalap tim McLaren Mercedes, Lewis Hamilton, yang mencatat waktu tercepat di free practice II.

Driver asal Jerman itu memang tidak mengejar posisi kedua di saat balapan Minggu (25/5/2008). Namun, ia tetap mencoba realistis melihat persaingan yang saat ini terjadi dan yang paling memungkinkan adalah mengalahkan BMW.

"Tentu saja, ini bukan mengejar posisi kedua namun sangat sulit mengalahkan Mclaren dan Ferrari. Yang paling memungkinkan kami dapat mengalahkan BMW. Itu yang kami pikirkan," ujar Rosberg seperti dilansir Eurosport.

Pria kelahiran 27 June 1985 ini mengaku cukup puas dengan perfroma mobil FW30-nya. "Ini merupakan perfoma yang sangat bagus. Saya sudah tak sabar menghadapi balapan nanti," tukasnya.

detik.com

Monte Carlo - Bukan kalangan pengamat saja yang mengkhawatirkan faktor safety di GP Monaco akhir pekan nanti, para pembalap juga menilai mereka berada dalam bahaya, terutama saat hujan turun.

Keterlibatan kontrol traksi dan engine braking masih menjadi sorotan utama untuk balapan di Monte Carlo ini. Dengan kondisi trek yang sempit dan berkharakter lambat, dukungan alat bantu elektronik itu dinilai akan banyak memberi pengaruh pada jalannya perlombaan.

Namun mulai musim ini penggunaan alat bantu tersebut dicabut. Tak ada lagi kontrol traksi ataupun engine braking, yang mengartikan kelangsungan balapan tergantung sepenuhnya pada kemampuan pembalap.

Hal ini dianggap bisa menjadi masalah, terutama di Monte Carlo dan trek disiram hujan, setidaknya itulah yang diyakini Jenson Button. Bahkan di kondisi kering saja lintasan Monte Carlo sudah memakan korban, yaitu duo Renault yang kehilangan sayap mobilnya di sesi free practice kedua, Kamis (22/5/2008).

"Kami tak lagi menggunakan kontrol traksi, tapi masih menjadi hal yang menarik membalap dalam kondisi basah dan cukup berat," tandasnya seperti dikutip BBC.

"Semuanya akan berjalan tegang, dan semua berharap kami mendapat sesi latihan lagi sebelum balapan. Hal terakhir yang kami inginkan adalah bisa melewati (tikungan) Casino (Square) dengan tanpa latihan di lintasan basah," sambung pembalap Honda itu.

Walau demikian, Button sedikit berharap hujan bisa turun di Monte Carlo meski sebelumnya mengklaim bahaya bisa mengancam pembalap. Soalnya dengan kondisi sirkuit basah, ia menilai dirinya bisa memiliki peluang lebih untuk mendapat poin maksimal, bahkan menjadi juara.

detik.com

Jelang GP Monaco, Ferrari: McLaren Masih Unggul

Monte Carlo - Menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas pertama, duet Ferrari tergeser di posisi tiga dan empat pada free practice II. Menurut tim "Kuda Jingkrak", Sirkuit Monaco tetap akan menjadi milik McLaren.

Lewis Hamilton menutup hari pertama sesi kualifikasi di posisi terdepan. Sementara Felipe Massa dan Kimi Raikkonen "cuma" berada di posisi tiga dan empat di belakang Nico Rosberg.

"Kami akan menghadapi akhir pekan yang sulit dan tiga jam sesi free practice tak memberi alasan apapun bagi kami untuk mengubah pikiran itu. Persiapan kami menghadapi balapan ini memang mulai memberikan hasil, tapi pesaing utama kami tak berdiam diri saja, itu membuat balapan ini akan sangat kompetitif," ungkap Massa di Itv.

Sejak tahun 2001 Ferrari belum pernah lagi menempatkan pembalapnya di podium teratas GP Monaco. Tahun lalu duo McLaren malah bisa unggul hingga satu menit lebih atas Massa saat menyentuh garis finis. Alasan inilah yang membuat Ferrari menaruh kewaspadaan besar pada McLaren.

"Rival kami sangat kuat di sini, meski kami tak tahu jika faktor bahan bakar mempengaruhi (hasil latihan bebas)... Kami harus mempelajari situasi ini dengan tenang dan berusaha mendapat detil yang diinginkan. Jika membandingkan dengan tahun lalu, saya pikir ini dalah kemajuan," lanjut Massa.

Sementara itu Kimi belum mau menyebut kalau timnya sudah kalah dari McLaren. Pencatat waktu tercepat di sesi pertama itu masih punya keyakinan besar kalau puasa gelar Ferrari di Monte Carlo berpeluang dipatahkan kali ini.

"Kami harus menganalisa data yang ada dengan baik. Masih ada banyak waktu untuk melakukan itu dan saya sama sekali tak khawatir, setidaknya saat ini. Jika membandingkan kami hari ini dengan tahun lalu, saya pikir kami membuat kemajuan," yakin Kimi.

detik.com

Free Practice II GP Monaco, Hamilton Dominan, Renault Terkendala

Monte Carlo - Pembalap McLaren Lewis Hamilton dengan dominan ganti mencatatkan waktu tercepat dalam sesi kedua latihan bebas GP Monaco. Sementara pembalap Renault sama-sama mengalami masalah di sesi ini.

Setelah membukukan waktu yang tertinggal tipis dari Kimi Raikkonen di sesi pertama, Hamilton kini jadi yang tercepat dengan waktu satu menit 15,140 detik. Raikkonen sendiri hanya bisa membuat waktu terbaik ketiga.

Sedari awal Lewis Hamilton langsung memacu cepat mobilnya. Saat sesi ini baru berjalan sekitar 14 menit, dia sudah memimpin dengan waktu satu menit 16,283 detik, diikuti Niko Rosberg (1 menit 16,916 detik), Filipe Massa (satu menit 16,999 detik) dan Raikkonen (satu menit 17,042 detik).

Sepuluh menit menjelang satu jam berjalannya latihan bebas ini, mobil Nelsinho Piquet melintir dan ujung bagian belakangnya mengenai dinding ban. Namun pembalap Renault itu masih bisa melajukan mobilnya masuk pit.

Sekitar sepuluh menit usai insiden itu giliran pembalap Renault lainnya, Fernando Alonso, terkendala. Usai melewati Saint-Devotte, bagian sayap mobil Alonso mulai terlepas dan dia pun berupaya keras untuk masuk pit. Bekas-bekas mobilnya yang tergeletak di lintasan pun memaksa bendera merah dikibarkan.

Akhirnya sesi kedua latihan bebas ini ditutup dengan Hamilton mencatatkan waktu tercepat, sementara Rosberg dari Williams-Toyota melonjak naik dengan mencatatkan waktu terbaik kedua setelah ada di posisi kelima pada sesi kedua.

Hasil Free Practice II:

Pos-Pembalap-Tim-Waktu-Laps

1. Hamilton McLaren-Mercedes (B) 1:15.140 40
2. Rosberg Williams-Toyota (B) 1:15.533 + 0.393 39
3. Raikkonen Ferrari (B) 1:15.572 + 0.432 42
4. Massa Ferrari (B) 1:15.869 + 0.729 37
5. Kovalainen McLaren-Mercedes (B) 1:15.881 + 0.741 39
6. Kubica BMW Sauber (B) 1:16.296 + 1.156 34
7. Alonso Renault (B) 1:16.310 + 1.170 27
8. Button Honda (B) 1:16.351 + 1.211 45
9. Nakajima Williams-Toyota (B) 1:16.372 + 1.232 40
10. Barrichello Honda (B) 1:16.418 + 1.278 32
11. Heidfeld BMW Sauber (B) 1:16.426 + 1.286 44
12. Glock Toyota (B) 1:16.688 + 1.548 46
13. Webber Red Bull-Renault (B) 1:17.094 + 1.954 39
14. Coulthard Red Bull-Renault (B) 1:17.131 + 1.991 39
15. Piquet Renault (B) 1:17.246 + 2.106 35
16. Fisichella Force India-Ferrari (B) 1:17.251 + 2.111 33
17. Trulli Toyota (B) 1:17.379 + 2.239 28
18. Bourdais Toro Rosso-Ferrari (B) 1:17.581 + 2.441 38
19. Sutil Force India-Ferrari (B) 1:18.176 + 3.036 31
20. Vettel Toro Rosso-Ferrari (B) 1:18.225 + 3.085 38

detik.com

Free Practice I GP Monaco, Kimi Ungguli Duo McLaren

Monte Carlo - Kibaran bendera merah sempat hadir dalam sesi pertama latihan bebas GP Monaco. Dalam sesi itu sendiri, pembalap Ferrari Kimi Raikkonen membukukan waktu tercepat mengungguli duo McLaren Lewis Hamilton dan Heikki Kovalainen.

Sekitar sejam waktu sesi latihan bebas pertama berlangsung, David Coulthard seperti mengalami masalah. Ternyata pembalap tim Red Bull itu terkendala mesin atau pengaturan gas mobilnya.

Tak lama berselang, bendera merah sempat dikibarkan karena ofisial melihat ada masalah dengan tutup drainase di sekitar bukit Sainte Devote. Sekitar 11 menit berselang, setelah masalah beres, sesi free practice berlangsung kembali tanpa penambahan waktu.

Sekitar 15 menit menjelang latihan tuntas, giliran Jarno Trulli dari Toyota yang terkendala. Dia menabrak pembatas sehingga mengenai ban dan suspensi kiri mobilnya. Bendera kuning pun dikibarkan.

Pada waktu yang nyaris bersamaan, Nick Heidfeld dari BMW tertahan di Casino Square. Kelihatannya mobilnya rusak di bagian belakang.

Lima menit menjelang berakhirnya sesi latihan pertama, pembalap Raikkonen akhirnya mencatatkan waktu tercepat dengan satu menit 15,948 detik, melebihi Hamilton dan Kovalainen yang catatan waktunya ada di tempat kedua dan ketiga.

Hasil Free Practice I:

Pos-Pembalap-Tim-Waktu-Laps

1. Raikkonen Ferrari (B) 1:15.948 26
2. Hamilton McLaren-Mercedes (B) 1:16.216 + 0.268 27
3. Kovalainen McLaren-Mercedes (B) 1:16.248 + 0.300 28
4. Massa Ferrari (B) 1:16.292 + 0.344 26
5. Rosberg Williams-Toyota (B) 1:16.653 + 0.705 27
6. Kubica BMW Sauber (B) 1:16.834 + 0.886 23
7. Alonso Renault (B) 1:17.498 + 1.550 25
8. Barrichello Honda (B) 1:17.511 + 1.563 26
9. Webber Red Bull-Renault (B) 1:17.798 + 1.850 23
10. Fisichella Force India-Ferrari (B) 1:17.835 + 1.887 26
11. Glock Toyota (B) 1:17.942 + 1.994 26
12. Button Honda (B) 1:18.153 + 2.205 26
13. Bourdais Toro Rosso-Ferrari (B) 1:18.245 + 2.297 30
14. Heidfeld BMW Sauber (B) 1:18.263 + 2.315 13
15. Nakajima Williams-Toyota (B) 1:18.274 + 2.326 28
16. Trulli Toyota (B) 1:18.360 + 2.412 16
17. Sutil Force India-Ferrari (B) 1:18.360 + 2.412 25
18. Piquet Renault (B) 1:18.955 + 3.007 32
19. Vettel Toro Rosso-Ferrari (B) 1:19.176 + 3.228 35
20. Coulthard Red Bull-Renault (B) No time 3

detik.com